Di tengah pesatnya perkembangan bisnis fashion muslimah di Indonesia, nama Ellya Sarwono dan Toko Ellya Hijab di Kota Depok, Jawa Barat, muncul sebagai inspirasi banyak pengusaha muda. Bermula dari langkah sederhana dan bermodal keberanian, Ellya berhasil meraih kesuksesan dengan membangun brand hijab yang dipercaya ribuan pelanggan.
Ellya Sarwono, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Depok, memulai usaha hijabnya dari kondisi keuangan yang terbatas. Pada tahun 2011, ia hanya bermodalkan Rp300.000, uang hasil tabungan keluarga, untuk membeli beberapa lembar kain polos di Pasar Tanah Abang. Dari kain-kain tersebut, ia belajar menjahit sendiri di rumah, lalu menjual hasil buatannya kepada tetangga dan rekan-rekan arisan.
“Saya sering merasa canggung karena tidak punya pengalaman berdagang,” kenang Ellya. Meski demikian, ia tak pantang menyerah. Setiap hambatan dianggap sebagai peluang untuk belajar. Untungnya, produk hijab hasil kreasinya cukup laku di kalangan tetangga karena kualitasnya halus dan desainnya sederhana namun elegan.
Seiring berkembangnya peminat, Ellya memutuskan untuk membuka toko kecil di teras rumah, yang diberi nama Toko Ellya Hijab. Strategi pemasarannya saat itu mengandalkan penawaran dari mulut ke mulut dan media sosial sederhana seperti Facebook. Foto-foto produk yang diunggah mendapat perhatian karena memperlihatkan keunikan warna dan desain hasil tangan Ellya sendiri.
Perlahan, pelanggan mulai berdatangan dari luar Depok. Bahkan tak sedikit pelanggan dari luar kota, seperti Bogor hingga Tangerang, memesan melalui WhatsApp. Ellya pun semakin berinovasi, menambah varian produk seperti segi empat motif, pashmina, bergo instan dan berbagai aksesoris hijab.
Ketika pandemi COVID-19 melanda, banyak pelaku UMKM terpaksa menutup usahanya. Namun bagi Ellya Sarwono, situasi sulit justru menjadi momentum untuk memahami pentingnya pemasaran online. Ia mulai lebih fokus mengelola akun Instagram @ellya_hijab_depok, membangun toko di platform marketplace, dan bekerjasama dengan jasa logistik lokal untuk pengiriman produk.
Manfaat digitalisasi bisnis pun terbukti nyata. Penjualan Ellya Hijab naik dua kali lipat dalam waktu satu tahun. Bahkan, toko online miliknya kini telah melayani pesanan dari seluruh Indonesia, dan memberanikan diri masuk ke ranah ekspor kecil-kecilan ke Malaysia dan Singapura.
Kini Toko Ellya Hijab di Depok tidak sekadar menjadi pusat belanja hijab, melainkan juga tempat berbagi ilmu dan inspirasi bagi pengusaha muda di sekitarnya. Ellya secara rutin mengadakan pelatihan singkat gratis mengenai pemasaran online dan dasar-dasar bisnis fashion bagi ibu-ibu rumah tangga serta remaja putri di lingkungannya.
“Saya ingin usaha saya memberi manfaat, bukan cuma bagi keluarga, tapi bagi lingkungan sekitar. Kalau saya bisa sukses mulai dari rumah sendiri, mereka juga pasti bisa,” ujar Ellya dengan penuh semangat.
Kesuksesan Toko Ellya Hijab juga membawa dampak positif bagi warga sekitar. Ellya kini mempekerjakan 10 karyawan, sebagian besar adalah tetangga yang sebelumnya tidak punya penghasilan tetap. Mereka dilatih menjahit, mengemas, hingga memasarkannya secara daring. Hal ini mendorong ekonomi keluarga-keluarga di sekitar toko terus berkembang.
Selain itu, Ellya menyediakan program magang bagi pelajar SMK di Depok yang ingin belajar lebih dalam tentang dunia fashion dan pemasaran digital. Toko Ellya Hijab menjadi salah satu pelopor UMKM yang peduli terhadap pengembangan SDM di wilayah Depok.
Atas dedikasinya, Ellya Sarwono telah menerima beberapa penghargaan tingkat kota dan provinsi, antara lain:
Dalam setiap kesempatan, Ellya tak pernah bosan memotivasi para pengusaha pemula. “Jangan takut memulai usaha walaupun dari kecil. Usaha itu bukan hanya soal untung-rugi, tapi juga soal memberi manfaat dan membangun keberanian untuk belajar hal baru,” ucapnya dalam sebuah seminar UMKM di Depok.
Ellya Sarwono dan Toko Ellya Hijab telah menunjukkan bahwa dengan keuletan, inovasi, serta tekad kuat, siapa pun bisa mencapai kesuksesan. Kisahnya menjadi percontohan bahwa keberhasilan tidak harus dengan modal besar, melainkan berawal dari mimpi dan kemauan untuk terus berkembang. Dari sebuah rumah sederhana di Depok, lahir brand hijab yang kini mewarnai dunia fashion muslimah Indonesia.